Pelaksanaan Upacara 17 Agustus 2014
Upacara
dilakukan pada minggu, tanggal 17 Agustus jam 7.00 pagi di SMP Kalam Kudus Pekanbaru (pasti ada yang masih ngantuk,
he he he), para murid berkumpul di lapangan upacara dan berbaris rapi-rapi
untuk bersiap memulai upacara walaupun mungkin ada yang masih bergoyang-goyang
atau bisik-bisik ataupun teriak-teriak manggil kawan, setelah semuanya sudah
tenang, upacara dimulai dengan ketua kelas atau wakilketua kelas menyiapkan
para anggotanya. Lalu, sang pemimpin upacara memasuki lapangan upacara untuk
melapor kepada Pembina upacara, tapi sebelum itu pemimpin upacara diberi hormat
dari peserta upacara sesuai aba-aba pemimpin pasukan(kepada.. pemimpin upacara..
hormaaat grak)dan Pembina upacara juga diberi hormat, baru pemimpin upacara
melapor ke Pembina.
Dilanjutkan
dengan pengibaran bendera merah putih oleh tim penggerek bendera diiringi lagu
Indonesia Raya, kali ini penggerek benderanya bekerja dengan baik dan tim
paduan suaranya nyanyiannya gak lemas-lemas kayak dulu, pembacaan pancasila oleh
Pembina upacara juga diikuti oleh peserta dengan baik, mengheningkan cipta kali
ini dimainkan dengan alat musik angklung, lalu pembacaan Proklamasi,
PembukaanUUD 1945, Janji siswa, dan puisi Krawang-Bekasi.
Selanjutnya
amanat oleh Pembina upacara, Pembina upacara mengevaluasi pelaksanaan upacara
hari ini dan memberi amanat, amanatnya berisi tentang kemerdekaan adalah hasil
jerih payah para pejuang yang kita kenal maupun yang tidak kita kenal, sejak
dulu kita dijajah oleh Belanda selama 3,5 abad. Indonesia kenapa yah mau
dijajah sebegitu lama?? Setelah penjajahan Belanda berakhir, datang lagi Jepang
menduduki selama 3,5 tahun lagi, baru akhirnya Jepang menyerah dan memberikan kemerdekaan
kepada Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945, sekarang Indonesia sudah merdeka
selama 69 tahun. Tapi rakyatnya masih belum memerdekakan diri, memerdekakan
diri itu maksudnya tumbuh menjadi rakyat yang bertanggung jawab atas Negara, bukan
malah korupsi nyolong uang Negara, masyarakat juga harus mendukung Negara
Indonesia supaya menjadi Negara yang maju, jadi merdekakanlah diri agar
Indonesia tidak hanya disebut merdeka gitu saja tanpa alasan, tetapi Indonesia merdeka
karena semangat rakyat dari dulu sampai Sekarang. MERDEKA! MERDEKA! MERDEKA!
Sesudah
amanat yang sangat membarakan semangat oleh inspektur, peserta upacara menyanyikan
lagu “17 Agustus” dengan hikmat, sesudah itu tibalah saatnya untuk berdoa
kepada Tuhan yang maha kuasa untuk kemerdekaan yang diberikan kepada kita., Setelah
pembacaan doa, pemimpin upacara melapor kepada Pembina upacara bahwa upacara
sudah selesai (horeee),lalu penghormatan kepada Pembina dan pemimpin upacara,
dan akhirnya pemimpin upacara membubarkan barisan.
Setelah
upacara selesai, wartawan langsung menghampiri kepala sekolah sekaligus
Inspektur upacara, Bu Erni untuk menanyakan beberapa pertanyaan. Menurut Bu Erni,
pelaksanaan upacara kali ini lebih bagus karena lebih hikmat, tim Paduan
Suaranya juga lebih semangat dari yang dulu walaupun ada adik kelas tujuh yang
masih agak gelisah. Upacara kali ini juga berbeda dari sebelumnya karena para petugas
upacara memakai seragam tersendiri, saran Bu Erni untuk upacara 17-an tahun
depan akan diadakan pementasan band untuk memainkan lagu modern seperti Kebyar-Kebyar
, Merah putih ,dan lain lain kesan Bu Erni untuk upacara kali ini sangat
menyenangkan karena hasilnya sangat memuaskan, pesan Bu Erni kali ini adalah
“Isilah kemerdekaan dangan belajar lebih giat”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar